8 Penyebab Mata Bengkak dan Cara Menguranginya dengan Cepat

Photo of author

By Aldhi Fajar Maudhi

Mata bengkak adalah kondisi yang cukup sering dialami banyak orang. Biasanya, bagian kelopak atau area sekitar mata terlihat membesar, sembap, kemerahan, atau terasa tidak nyaman. Meski sering dianggap ringan, mata bengkak tetap perlu diperhatikan karena bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari hingga tanda adanya infeksi mata.

penyebab mata bengkak
Penyebab Mata Bengkak

Penyebab Mata Bengkak

Agar tidak salah penanganan, berikut beberapa penyebab mata bengkak dan cara sederhana untuk menguranginya.

1. Kurang Tidur atau Kelelahan

Salah satu penyebab mata bengkak yang paling umum adalah kurang tidur. Saat tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, sirkulasi cairan di sekitar mata bisa terganggu. Akibatnya, area kelopak mata tampak sembap, terutama saat bangun tidur.

Untuk mengatasinya, usahakan tidur 7–8 jam setiap malam dan hindari begadang terlalu sering.

2. Alergi

Mata bengkak juga bisa muncul akibat reaksi alergi. Pemicu alergi bisa berasal dari debu, serbuk bunga, bulu hewan, makanan tertentu, atau produk kosmetik. Biasanya, mata bengkak karena alergi disertai rasa gatal, merah, dan berair.

Jika Anda sering mengalami kondisi ini, hindari pemicu alergi dan jangan mengucek mata karena bisa memperparah iritasi.

3. Menangis Terlalu Lama

Setelah menangis cukup lama, mata biasanya terlihat bengkak dan sembap. Hal ini terjadi karena area sekitar mata menahan cairan lebih banyak. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan bisa mereda dengan sendirinya.

Anda bisa membantu menguranginya dengan kompres dingin selama beberapa menit.

4. Bintitan

Bintitan adalah benjolan kecil di kelopak mata yang biasanya terasa nyeri. Kondisi ini bisa membuat mata bengkak karena adanya peradangan pada kelenjar di area kelopak mata.

Untuk membantu meredakannya, gunakan kompres hangat. Hindari memencet bintitan karena dapat memperburuk infeksi.

5. Infeksi Mata

Infeksi seperti konjungtivitis atau mata merah juga dapat menyebabkan mata bengkak. Gejalanya bisa berupa mata merah, berair, terasa perih, muncul kotoran mata, atau kelopak terasa lengket saat bangun tidur.

Jika mata bengkak disertai nyeri, keluar nanah, atau penglihatan terganggu, sebaiknya segera konsultasi ke dokter mata terdekat.

6. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Makanan tinggi garam dapat membuat tubuh menahan cairan lebih banyak. Efeknya bisa terlihat pada wajah, termasuk area sekitar mata. Inilah alasan mengapa mata bisa terlihat lebih sembap setelah mengonsumsi makanan asin secara berlebihan.

Kurangi konsumsi makanan tinggi garam dan perbanyak minum air putih agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga.

7. Kebiasaan Mengucek Mata

Mengucek mata mungkin terasa lega sesaat, tetapi kebiasaan ini bisa membuat iritasi semakin parah. Tangan yang tidak bersih juga dapat membawa bakteri ke area mata dan meningkatkan risiko infeksi.

Jika mata terasa gatal, lebih baik bersihkan dengan air bersih atau gunakan obat tetes mata sesuai anjuran dokter.

8. Kondisi Medis Tertentu

Dalam beberapa kasus, mata bengkak bisa berkaitan dengan kondisi medis seperti sinusitis, gangguan tiroid, atau masalah ginjal. Jika bengkak sering muncul tanpa sebab jelas atau terjadi berulang, pemeriksaan medis sangat disarankan.

Cara Cepat Mengurangi Mata Bengkak

Beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba antara lain kompres dingin, kompres hangat untuk bintitan, tidur cukup, minum air putih, mengurangi garam, menjaga kebersihan mata, dan menghindari penggunaan kosmetik mata berlebihan.

Namun, jika mata bengkak disertai nyeri hebat, pandangan kabur, demam, keluar nanah, atau sulit membuka mata, jangan menunda pemeriksaan. Sebagai referensi, Anda dapat berkonsultasi ke RS EMC untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan infeksi mata secara tepat oleh tenaga medis profesional.

Mata bengkak memang sering terlihat sepele, tetapi penyebabnya bisa beragam. Dengan mengenali gejala dan melakukan penanganan yang benar, kesehatan mata dapat tetap terjaga dengan baik.

Rate this post

Tinggalkan komentar