BGLN FC : Komunitas Mini Soccer Bapak-Bapak Jogja yang Menjaga Semangat Main Bola Tetap Hidup

Photo of author

By Aldhi Fajar Maudhi

Komunitas mini soccer Jogja memang tidak ada matinya. Banyaknya muncul berbagai wadah untuk menyalurkan hobi bermain bola ditambah dengan tersedianya fasilitas lapangan mini soccer menjadi salah satu alasan mengapa olahraga mini soccer ini tidak pernah padam.

Sangat kontras memang jika dibandingkan dua dekade silam, ketika ingin menyalurkan hobi bermain bola tapi tidak ada fasilitas yang tersedia. Nah, perjalananku bermain bola dimulai dari sebuah sawah kering yang setiap hari rutin di-“booking” oleh anak-anak teman sekolah untuk bermain bola.

Bermain bola memang tak hanya seru untuk atlet profesional saja, terbukti bahwa olahraga yang paling populer di Indonesia adalah sepak bola, futsal, termasuk komunitas mini soccer yang baru-baru ini mulai trending di kalangan pecinta sepak bola di Jogja.

Komunitas Minisoccer Jogja
BGLN FC : Komunits Minisoccer Bapak Bapak di Jogja

Flashback Dua Dekade Silam

Teringat masa kecilku di daerah kabupaten Kuningan. Sebuah kabupaten kecil di Jawa Barat, menjadi saksi bisu perjalanan hobi main bola bersama teman-teman sebaya.

Bisa dikatakan, “kalau lu laki-laki ya ga keren kalau ga main bola”. Mengapa olahraga main bola sudah menjadi hal rutin bagi anak-anak?

Tentunya terinspirasi dari klub bola idola yang selalu ditonton setiap malam minggu atau rabu malam. Seria A dengan Gabriel Batistuta, Liga Inggris dengan David Beckham, dan masih teringat setiap Jumat rela menyisihkan uang jajan hanya untuk membeli tabloid Bola yang setiap minggunya selalu mendapatkan bonus poster pemain bola.

Dulu tidak banyak lapangan yang bisa disewa untuk bermain bola, bermodalkan sawah kering saya biasanya bermain bola dengan teman-teman SD.

Waktu bermain yang berpatokan saat adzan Maghrib, dan tiang gawang yang digantikan oleh sepatu atau sendal menjadi memori yang indah pada masa kecilku.

Sepak Bola Hobiku dan Perjalanan Hidupku

Beberapa pemain bola top dunia yang masih kuingat saat itu adalah Luca Marchegiani, Gabriel Batistuta, Fransesco Totti, Adriano Leite, Mauro Camoranesi, Christian Vieri, Filipo Inzaghi, dan beberapa sederet pemain top dunia yang ku kagumi.

Saya sendiri ngefans dengan pemain legend Adriano Leite dari AC Parma . Mungkin karena gaya bermainku mirip Adriano Leite wkwkwkw (tapi seko mburi).

Hobi bermain bola pun berlanjut sampai SMA, di tingkat SMA bermain bola lebih semi profesional dengan menggunakan sepatu bola lengkap dan bermain di lapangan besar di Kabupaten Kuningan. Stadion Mashud Wisnusaputra menjadi saksi bisu perjalanan main bola di Kuningan.

Gol demi gol tercipta, canda tawa bersama teman menjadi memori yang tak bisa dilupakan. Termasuk “ece-ecean” personal ketika bermain bola. Seakan menjadi bagian yang selalu kuingat ketika rindu bermain bola.

Setelah itu karena harus menuntut ilmu kuliah ke Jogja, saya tidak pernah bermain bola lagi. Sampai akhirnya sekarang sudah menikah pun tidak pernah bermain bola lagi.

minisoccer untuk bapak bapak di jogja
Support keluarga saat minisoccer

Ingin rasanya bermain bola lagi, tapi sulitnya mencari teman yang sehobi dan seumuran menjadi alasan aku tetap gantung sepatu.Saya sudah berumur 35 tahun lebih.

Fisik tak sekuat dulu, gerakan tak selincah dulu. Yang ada saya seakan lupa bagaimana cara bermain bola. Vakum bermain bola selama 20 tahun lebih tak menyurutkan semangatku untuk bermain bola lagi.

Ditambah lagi kesibukan datang pelan-pelan, pekerjaan, keluarga, tanggung jawab yang tidak bisa ditunda. Lapangan yang dulu akrab, berubah jadi kenangan. Sampai akhirnya, tanpa sadar, kita berhenti bermain.

Tapi satu hal yang tidak pernah benar-benar hilang yaitu rasa rindu, rindu berlari, rindu tertawa di lapangan. rindu jadi “anak kecil” lagi, walau hanya satu jam.

Dan di titik itulah, saya menemukan sesuatu yang berbeda di Jogja sebuah komunitas bernama BGLN FC.

BGLN FC, Lebih dari Sekadar Tim Mini Soccer

Sore hari, ketika pada umumnya bapak-bapak scroll instagram, tiba tiba muncul instagram tim mini soccer khusus bapak-bapak yaitu BGLN FC. Tanpa basa basi, saya langsung DM instagram officialnya BGLN FC, dengan ramah admin menjawab dengan semangat dan memasukkan no whatsapp ke dalam group.

Sistem open listnya juga sangat menarik, dalam satu bulan penuh BGLN FC sudah memiliki jadwal yang siap diisi oleh bapak-bapak haus gol untuk segera berlaga di lapangan dengan penuh percaya diri.

Komunitas Mini Soccer Terbaik di Jogja
Komunitas Mini Soccer Terbaik di Jogja

Memulai keberanian untuk masuk kominitas ini dengn nama panggung “ALDHI AMING” karena memang kebetulan ada yang bernama Aldhi juga di komunitas ini.

Awalnya kukira ini hanya sekumpulan orang yang rutin main bola, tanpa ada sisi unik di dalamnya. Tapi ternyata saya salah besar! BGLN FC bukan sekadar tim mini soccer bapak-bapak. Tapi BGLN FC adalah ruang pulang bagi orang-orang yang belum selesai mencintai sepak bola.

Di sini, tidak ada tuntutan harus jago. Tidak ada tekanan untuk selalu menang. Tidak ada ego yang mendominasi permainan.

Tapi kalau permainan buruk, siap-siap menerima “cangkeman sayang”he he he. Tapi ini bukan bab cangkeman, tapi ini bukti kasih sayang yang dapat meningkatkan kebersamaan seperti keluarga di dalamnya.

Yang paling sering terjadi di sini adalah :

  • Tawa di setiap kesalahan
  • Candaan di setiap peluang gagal
  • Candaan di setiap teknik yang kurang mumpuni
  • Semangat untuk tetap bergerak, meski usia tak lagi muda

Mayoritas anggotanya? Ya, seperti saya, hanya bapak-bapak usia 30 tahun ke atas yang masih ingin bermain bola atau mini soccer, tapi dengan cara yang lebih bijak dan tidak ngoyo.

Ditambah bonus foto dari fotografer profesional untuk bahan kontenmu di sosial media. Karena tujuan utama bermain bola selain untuk kesehatan adalah flexing di sosial media he he he.

Kadang setelah bermain, kami lanjut ngopi di sekitar lapangan, atau makan bersama sebelum jadwal di lapangan, atau mungkin sekadar ngobrol santai. Dan justru di momen itulah, kedekatan terbentuk.

Jadwal & Sistem Gabung BGLN FC

BGLN FC biasanya bermain secara rutin dengan sistem yang fleksibel dan ramah untuk anggota baru. Jadwal biasanya 1–3 kali seminggu (Setiap Senin , Rabu, Jumat). Waktu bermain malam hari (sekitar pukul 18.00–21.00). Lokasi bermain lapangan mini soccer area Sleman, Bantul & sekitarnya. Sistem untuk HTM adalah patungan per sekali hadir.

Komunikasi biasanya dilakukan melalui grup WhatsApp seperti open list, info event, dan lain sebagainya. Masuk sebagai anggota BGLN FC ini tdak ada sistem seleksi ketat, tidak ada tekanan performa. Yang penting niat berkeringat dan bermain bola dengan fun.

Cara Bergabung dengan BGLN FC

Kalau kamu tertarik untuk kembali bermain bola di Jogja, bergabung dengan komunitas mini soccer jogja untuk bapak-bapak seperti BGLN FC bisa jadi langkah terbaik. Bagaimana cara bergabung? Cara gabungnya cukup mudah:

  1. Cari komunitas BGLN FC Jogja di media sosial Instagram : @bgln.fc , tiktok : tiktok BGLN , youtube : youtube BGLN
  2. Kirim pesan langsung (DM) untuk menanyakan jadwal main.
  3. Nanti akan masuk Grup Whatsapp yang dio manage oleh Admin BGLN FC
  4. Tunggu open list setiap minggunya
  5. Daftar list bermain, datang sesuai jadwal yang telah ditentukan dan coba bermain bersama
  6. Jangan lupa bayar HTM ya pak hehehe.

Tidak ada syarat khusus untuk bermain di BGLN FC. Cukup gunakan sepatu yang nyaman, jangan takut “out of shape”, datang dengan mindset fun. Karena di sini, semua orang pernah mulai dari nol lagi.

Komunitas Mini Soccer: Tetap Bermain Bola di Usia yang Tak Lagi Muda

Kalau dulu, main di lapangan besar terasa biasa saja, sekarang beda cerita. Baru lari beberapa menit saja, napas sudah mulai berat.

Ngejar bola sampai ngoyo sudah kehabisan nafas. Ditambah mata minus yang terkadang melihat bola itu seperti 2 buah.

BGLN FC komunitas Mabol Jogja
BGLN FC komunitas Mabol Jogja

Selain itu Lutut mulai “protes”. Dan recovery jiak cedera? Bisa berhari-hari. Di sinilah saya mulai memahami kenapa mengikuti komunitas mini soccer jogja jadi pilihan.

Keuntungan mini soccer yang dapat saya dapatkan adalah:

  • Lapangan lebih kecil.
  • Durasi lebih fleksibel.
  • Intensitas bisa diatur.
  • Dan yang paling penting adalah Tetap Seru!

Di BGLN FC, permainan terasa pas dan cukup untuk berkeringat, cukup untuk tertawa, dan cukup untuk merasa “hidup” lagi tanpa harus memaksakan diri.

Kecuali di beberapa event yang diadakan BGLN FC yang membutuhkan gengsi, serta permainan yang memiliki tensi tinggi untuk meraih gelar juara di setiap event internal BGLN FC.

Main Bola Tanpa Tekanan, Tapi Penuh Cerita

Hal yang paling saya suka dari BGLN FC bukan soal permainannya. Tapi suasananya, apalagi jika bapak-bapak mengomentari rekan sesama anggotanya ketika sedang bermain.

Dari candaan sampai jokes khas bapak-bapak pasti akan keluar ketika ada momen unik di lapangan.

Bayangkan! Ada yang salah kontrol bola, lalu langsung jadi bahan candaan dan pastinya itu sampai ke sosial media. Pemain yang jatuh sendiri tanpa disentuh, tapi semua tertawa, termasuk dirinya sendiri.

Jadwal komunitas mini soccer jogja terbaik
BGLN FC

Gol yang seharusnya mudah, malah meleset jauh terbang ke angkasa dan itu pasti akan menjadi jadi pembahasan sampai minggu depan.

Tidk ada yang baper, tidak ada yang marah, tidak ada yang menyalahkan juga. Karena semua tahu satu hal:
“kita datang ke sini bukan untuk jadi pemain hebat, tapi untuk jadi manusia yang lebih bahagia.”

Event BGLN FC Lebih dari Sekedar Mini Soccer

Seiring berjalannya waktu dan mengikuti event di komunitas mini soccer BGLN FC, saya sadar bahwa yang saya dapat dari BGLN FC bukan cuma keringat.

Akan tetapi juga mendapatkan teman baru dari berbagai latar belakang, obrolan ringan yang sering berubah jadi diskusi hidup maupun cerita nabi, dan beberapa momen-momen kecil yang terasa sangat berarti.

Kadang setelah main, kami duduk bersama. Minum, makan, atau sekadar ngobrol tanpa arah. Di situ saya sadar, ini bukan hanya soal sepak bola.

Tapi ini tentang sebuah keseimbangan hidup atau di istilah gaul yaitu “Life Balance” atau bisa dikatakan memberi ruang untuk diri sendiri, di tengah padatnya rutinitas pekerjaan.

BGLN FC sering membuka open list regular match yang siapa saja berhak mengisi list sesuai uruta yang tercepat. Tak hanya itu, ada beberapa event internal yang rutin diselenggarakan setiap bulannya. Di antaranya:

  • BGLN Dirty Thirties : Khusus peserta dengan umur 30++, jadi untuk anak muda yang punya fisik roso alias kebo, jangan coba-coba ngelist ya. Hehehe.
    List peserta akan di kocok dan tergabung dengan tim tertentu. Kemudian akan saling bertemu dengan format setengah kompetisi. Juara dari event ini akan tercatat dalam thropi bergilir BGLN Dirty Thirties.
  • BGLN Fans Clash : Tim akan dibagi berdasarkan tim terkenal yang mereka sukai dan telah ditentukan oleh manajemen. Biasanya ada beberapa kategori seperti Champion league (tim terkenal yang mengikuti champion league Eropa)
    Kemudian akan saling bertemu dengan format setengah kompetisi. Juara dari event ini akan tercatat dalam thropi bergilir BGLN Fans Clash.
  • BGLN League : Tim akan dibagi berdasarkan kocokan yang akan tergabung dalam tim tertentu. Tim akan saling bertemu dalam format setengah kompetisi, sampai akhirnya dipilih peringkat 1 dan 2.
    Juara merupakan peringakt 1 dalam kompetisi ini dan berhak mendpatkan piala bergilir.
  • BGLN Super League : Super League ini hampir sdama dengan league, Tapi di event Super League ini manajemen akan memilih kapten untuk setiap tim. Kemuadian kapten akan memilih pemainnya sendiri untuk berlaga di Super League.
    Peringkat 1 melaju ke final untuk adu penalti dengan kocokan peringkat 2-5. Event ini bisa dikatakan hoki, tapi ya disitulah serunya :). Dan juara lainnya ada kategori, best captain, top scorer.
  • BGLN Futsal : Futsal kadang hadir di tengah padatnya jadwal minisoccer bapak bapak di Jogja ini. Event futsal ini biasanya 2 kali dalam satu bulan dengan sistem trofeo. Untuk bapak bapak yang kangen masa muda dengan meliuk-liuk di lapangan futsal bisa ikut event ini.
  • Ada beberapa event seperti event 17 agustusan, Event super cup, E sport, BGLN awward, Paint ball, dan lain sebagainya untuk memeriahkan keberadaan komunitas mini soccer terbaik di Jogjakarta ini.
    BGLN FC menjadi pioneer pelaksanaan event internal agar tetap bertahan dan menjadi komunitas mini soccer bapak-bapak yang eksis di Jogja.

BGLN FC Cocok untuk Kamu yang Masih ingin Eksis di Dunia Sepakbola

Bapak bapak memang akan sangat cocok jika bergabung dengan BGLN FC. Kenapa? karena yang dicari adalah relasi, kekeluargaan, dan canda tawa.

Jika Anda sudah lama tidak menyentuh bola, rindu suasana lapangan bola, ingin main bola tanpa tekanan, atau hanya sekedar mencari komunitas mini soccer di Yogyakarta maka BGLN FC lah tempat yang dicari.

Ikut gabung bermain di BGLN FC cukup mudah, langsung aja DM instagram officialnya di @bgln.fc, kemudian nanti admin akan membalas DM dan kemudian masuk ke dalam group besar.

Gak perlu jago main bola (tapi kalo mau jago juga gak papa, :)), tua muda juga bisa main disini, tidak perlu bermain sempurna, karena tujuannya adalah foto hasil fotografi, silaturahmi, canda tawa, dan relasi yang akan abadi.

Cukup datang, kenalan, main,bayar HTM, upload foto sosmed, ngopi bareng, repeat. Ya memang begitulah rutinitas anggota BGLN FC jika sudah ada jadwal main bola.

Karena Sepak Bola Tak Pernah Mengenal Usia, BGLN FC Kuncinya

Setelah bergabung mabol (main bola) dengan BGLN FC, saya mengerti satu hal. Kita memang mungkin tidak secepat dulu, tidak sekuat dulu, tidak sengoyo dulu, dan pastinya tidak akan pernah bermain sebaik dulu. Tapi itu bukan merupakan sebuah masalah.

Karena pada akhirnya, sepak bola bukan tentang seberapa hebat kita bermain. Akan tetapi tentang bagaimana kita tertawa bersama, bagaimana kita menikmati setiap moment, dan bagaimana kita pulang dengan hati yang ringan, badan yang fresh, dan tentunya keluarga juga selalu mendukung kegiatan olahraga ini.

BGLN FC mengajarkan saya bahwa selama kita masih mau melangkah ke lapangan, kita belum benar-benar berhenti bermain. Dan mungkin, kita memang tidak pernah harus berhenti.

BGLN FC komunitas mini soccer yogyakarta
BGLN FC komunitas mini soccer yogyakarta

BGLN FC menjadi wadah untuk mencurahkan sisi mudaku, melepaskan penat dan lelah setelah seharian bekerja. Moment yang ditunggu yaitu bercanda bersama para bapak-bapak yang mungkin masih bercita-cita dipanggil timnas dalam mimpinya.

Di kota seperti Yogyakarta yang penuh cerita, ternyata ada satu cerita sederhana yang sering terlupakan.

Tentang bapak-bapak yang memilih tetap berlari, tentang tawa di tengah lelah, dan tentang persahabatan yang lahir dari sebuah bola. BGLN FC bukan hanya komunitas mini soccer, Ia adalah pengingat, bahwa di tengah usia, tanggung jawab, dan realita hidup, kita tetap berhak bermain, tertawa, dan merasa hidup.

Sampai bertemu di list-listan selanjutnya!

5/5 - (5 votes)

Tinggalkan komentar