Tahukah Anda, bahwa nyeri haid tidak hanya dipengaruhi oleh faktor hormonal, tetapi juga sangat berkaitan dengan pola makan sehari-hari? Banyak perempuan menganggap kram perut, rasa lelah, pusing, hingga perubahan suasana hati saat menstruasi sebagai hal yang wajar.
Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi lebih ringan atau justru semakin berat, tergantung pada apa yang Anda konsumsi. Nyeri haid atau dismenore umumnya muncul akibat peningkatan produksi prostaglandin, yaitu senyawa yang memicu kontraksi rahim.
Ketika kadar prostaglandin terlalu tinggi, kontraksi rahim menjadi lebih kuat dan menimbulkan rasa nyeri. Di sinilah peran pola makan menjadi penting, karena jenis makanan tertentu dapat memperparah peradangan dan retensi cairan, sehingga keluhan haid terasa lebih intens. Lantas, apa saja makanan yang tidak boleh dimakan saat haid tersebut?

Daftar Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Haid
Keluhan yang sering muncul selama haid meliputi kram perut bagian bawah, mual, kembung, diare, sakit kepala, rasa lemas, hingga perubahan emosi. Kabar baiknya, semakin banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pengaturan pola makan dapat membantu mengurangi intensitas keluhan tersebut.
Alhasil, masa menstruasi jadi terasa lebih nyaman. Nah, agar Anda tidak salah memilih asupan selama menstruasi, berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari saat haid berlangsung.
1. Makanan Olahan
Makanan olahan seperti makanan kaleng, sosis, nugget, atau daging olahan lainnya termasuk jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat haid. Produk-produk ini umumnya mengandung pengawet, perasa buatan, serta kadar garam yang tinggi. Kandungan tersebut dapat memicu perut kembung dan memperparah penumpukan cairan dalam tubuh.
Tidak hanya itu, penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrition and Health menunjukkan bahwa konsumsi makanan olahan berlebihan berkaitan dengan memburuknya gejala PMS, seperti kelelahan, kecemasan, perubahan suasana hati, hingga gangguan tidur.
Makanan kemasan atau yang biasa disebut dengan UPF juga mengandung zat aditif yang tinggi. Senyawa tersebut dapat mengganggu bakteri usus pada saluran cerna dan memicu radang sistemik.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas memang menggugah selera. Akan tetapi saat haid, konsumsi berlebihan justru dapat memperparah keluhan. Rasa pedas dapat memicu iritasi saluran pencernaan, meningkatkan produksi asam lambung, serta memperburuk mual dan kembung.
Hal tersebut akan semakin memperparah keluhan, bila Anda yang memiliki sistem pencernaan sensitif. Jika sulit menghindari rasa pedas, sebaiknya pilih pedas alami dari cabai segar dibandingkan saus atau bumbu instan yang telah melalui banyak proses pengolahan. Selain itu, pilihlah makanan disarankan dengan tingkat kepedasan rendah.
3. Gandum Olahan
Makanan selanjutnya yang juga perlu Anda hindari ketika menstruasi adalah gandum olahan. Namun, gandum olahan seperti roti putih, kue, dan pastry telah kehilangan sebagian besar nutrisinya akibat proses pemurnian. Selain itu, konsumsi gandum olahan juga dapat memicu lonjakan gula darah dan memperburuk peradangan.
Dampaknya, tentu saja keluhan haid terasa lebih mengganggu. Sebagai gantinya, Anda disarankan memilih sumber karbohidrat dari gandum utuh seperti oatmeal, nasi merah, atau roti whole grain. Gandum utuh sebenarnya lebih bermanfaat karena mengandung serat, vitamin, dan mineral yang tepat dikonsumsi saat haid maupun tidak.
4. Makanan Tinggi Garam
Makanan dengan kandungan garam tinggi, seperti makanan cepat saji dan camilan asin, juga sebaiknya dibatasi saat haid. Garam dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga memicu perut kembung, payudara terasa nyeri, dan kram yang lebih parah.
Selama menstruasi, lebih baik Anda memilih makanan segar seperti buah dan sayuran yang kaya air dan mineral alami untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Beberapa bahan herbal juga bisa Anda konsumsi sebagai minuman menyegarkan sekaligus meredakan nyeri haid.
Manfaat Kunyit dan Asam Jawa untuk Mendukung Haid Lebih Nyaman
Setelah mengetahui makanan yang sebaiknya dihindari saat haid, tubuh Anda tentu membutuhkan asupan yang membantu meredakan peradangan dan nyeri. Salah satu pilihan tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia adalah kunyit asam, minuman herbal yang dibuat dari kunyit dan asam jawa.
Jamu ini banyak dikonsumsi perempuan karena dipercaya bermanfaat untuk kesehatan rahim dan membantu meredakan keluhan menstruasi. Kunyit mengandung kurkumin, yakni senyawa aktif yang mempunyai sifat antiinflamasi dan juga antioksidan. Kurkumin ini membantu menghambat zat pemicu nyeri dan mengurangi peradangan, sehingga nyeri haid berkurang.
Selain itu, antioksidan dalam kunyit berperan dalam melindungi jaringan rahim dari kerusakan. Manfaat kunyit asam juga sering dikaitkan dengan kemampuannya membantu melancarkan haid. Kunyit diduga dapat merangsang kontraksi ringan pada rahim, sehingga aliran darah menstruasi menjadi lebih lancar.
Asam jawa sendiri mengandung senyawa alami yang membantu menyegarkan tubuh dan mendukung sistem pencernaan selama haid. Secara umum, kunyit asam juga dikenal bermanfaat untuk membantu mengurangi keluhan menstruasi, menjaga keseimbangan tubuh, serta mendukung gaya hidup sehat perempuan.
Solusi Praktis: Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan

Bagi Anda yang ingin merasakan manfaat kunyit asam tanpa repot menyiapkan bahan dan merebus sendiri, Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan hadir sebagai solusi praktis. Kunyit Asam Lancar Datang Bulan diproses secara higienis dengan kualitas yang terjaga, tanpa perlu proses rebus-rebus.
Produk ini mengkombinasikan kunyit dan asam jawa dengan bahan pendukung lainnya seperti kencur, jahe, delima, guarana, dan gula palem. Formulasi di dalamnya dirancang untuk membantu melancarkan haid sekaligus meredakan nyeri menstruasi, dengan rasa yang tidak pahit dan tetap nyaman di tenggorokan.
Kehadiran ekstrak delima memberikan sensasi segar yang membuatnya mudah dikonsumsi, bahkan saat tubuh sedang kurang nyaman. Cara penyajiannya pun sederhana. Anda cukup melarutkan satu sachet Sido Muncul Kunyit Asam (25 gram) ke dalam sekitar 150 cc air hangat atau air suhu ruang, aduk hingga rata, lalu langsung diminum.
Anda bisa konsumsi satu sachet per hari atau sesuai kebutuhan. Lengkapi perhatian Anda pada tubuh sendiri dengan Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan. Bukan sekadar minuman herbal, tetapi teman yang membantu Anda merasa lebih fit, lebih nyaman, dan tetap beraktivitas tanpa rasa nyeri.


